Kamis, 23 September 2010

Sidang Kasus Perampokan

Hakim: kamu akan menjalani hukuman penjara selama 16 tahun.
tersangka: pak hakim saya tidak terima. kan toko yang saya rampok lagi ada diskon 50%.
hakim : "betulkah itu?" tanya kepada pemilik toko.
pmilik toko: "benar, pak hakim"
hakim: baik hukumanmu jadi 8 tahun.
tersangka: pak hakim, saya keberatan lagi, saya kan punya kartu pelanggan di toko itu, jadi dapat potongan 25%
hakim: betulkah itu?
pemilik toko: betul pak hakim.
hakim: baiklah jadi hukumanmu 6 tahun
tersangka: pak pak... di toko itu juga ada promosi, ambil 2 bonus 1.
hakim: betulkah itu?
pemilik toko: betul.
hakim: karena kamu mengambil setengah hukuman saja. hukumanmu 3 tahun.
tersangka: pak hakim di toko itu juga ada promosi setiap pengambilan batang lebih dari 20 akan mendapat tiket liburan,
jadi saya minta selama 3 tahun saya mau gunakan tiket liburan itu...
hakim: betulkah itu?
pemilik toko: betul pak hakim.
hakim: baiklah kamu akan mendapat hukuman 3 tahun di tempat yang kamu suka.

Rabu, 22 September 2010

Cerita Seram

Adi sedang dalam perjlnan ke Jakarta dengan bis malam. Di tengah perjalanan, bis berhenti di terminal, seorang kakek tua naik & menawarkan buku2 pada pnumpang.
“Bukunya nak? Ada mcm2 nih. Buku silat, cinta2an, agama, dll”, ujar si kakek.
Adi yg sdg tdk bisa tdr pun tertarik. “Ada buku horor gak kek?”
“Oh suka cerita horor ya? Kebetulan sisa 1. Pas lg ceritanya. Tentang bis yang ditinggali byk arwah pnasaran. Judulnya ‘Bis Arwah Malam’. Serem bgt pokoknya.”
“Bole juga tuh. Harganya?”
“Rp150.000, nak”
“Wow, mahal banget, kek”.
“Ya namanya juga buku Best seller. Semua yang baca buku ini kabarnya syok loh waktu baca endingnya”, si kakek promosi ala salesman.
Adi pun mengalah. Entah kenapa, pada saat ia serahkan uang tersebut ke kakek, tiba2 petir menggelegar. Angin mulai bertiup kencang. Si kakek turun dari bis, namun tiba2 berhenti & menolehkan wajahnya pelan2 ke Adi.
“Nak”, ujarnya lirih, “apa pun yang terjadi, harap jangan buka halaman terakhir. Ingat, apapun yg terjadi. Kalau tidak nanti kamu akan menyesal dan saya tidak mau bertanggung jwb.”
Jantung Adi berdegup kencang. Saking takutnya, ia sampai tidak mampu menganggukkan kepala hingga si kakek turun dr bis & menghilang ditelan kegelapan.
Pada saat tengah malam, Adi selesai membaca seluruh buku tersebut. Kecuali halaman terakhir. Dan memang benar spt yg dikatakan si kakek, buku itu benar2 menegangkan dan menyeramkan. Bis melaju kencang, hujan turun deras. Kilat menyambar bergantian, terdengar suara guruh menggelegar. Adi melihat sekeliling & ternyata semua penumpang sudah terlelap. Bulu kuduknya merinding.
“Baca halaman terakhirnya ga ya?”, pikir Adi bimbang. Antara pnasaran & rasa takut berbaur jd 1. Di luar mlm tampak makin gelap. “Ah sudahlah, sekalian aja. Nanggung!”
Dgn tangan gemetar ia pun membuka halaman terakhir buku tersebut secara perlahan… Dan akhirnya tampak lembaran kosong dgn sepotonglabel di bagian pojok kanan atas. Sambil menelan ludah, Adi membaca huruf demi huruf yang tercantum:
BIS ARWAH MALAM
Terbitan TOKO BUKU xxx
Harga Pas: Rp 50.000
Kena Tipu Rp 100,000 Dah !! wakakaka

WASIAT ISTRI

Pelayat: "pak haji, kenapa jenazah istrinya dilangkahi seperti itu?"
Pak Haji: "saya hanya melaksanak an wasiat istri saya"
Pelayat: "wasiat apa, pak haji?"
Pak Haji: "waktu masih hidup, istri saya sering bilang; kalo mau kawin lagi langkahi dulu mayatku!".

Selasa, 21 September 2010

Urinary Tract Infections (UTIs)

Infeksi-infeksi saluran kencing adalah persoalan kesehatan yang seriusyang mempengaruhi jutaan orang-orang setiap tahun.
Infeksi-infeksi saluran kencing adalah tipe yang paling umum kedua dari infeksi dalam tubuh. Infeksi-infeksi saluran kencing atau urinary tract infections (UTIs) bertanggung jawab untuk kira-kira 8.3 juta kunjungan-kunjungan ke dokter setiap tahun. Wanita-wanita adalah terutama mudah mendapat UTI-UTI untuk sebab-sebab yang masih belum dimengerti dengan baik. Satu wanita dalam lima mengembangkan UTI dalam kehidupannya. UTI-UTI pada pria-pria adalah tidak seumum seperti pada wanita-wanita namun dapat menjadi sangat serius ketika mereka terjadi.
Sistim urin (urinary system) terdiri dari ginjal-ginjal, ureter-ureter, kantong kemih, dan urethra. Elemen-elemen kunci pada sistim adalah ginjal-ginjal, sepasang organ yang berwarna coklat keunguan yang berlokasi dibawah tulang-tulang rusuk ke arah tengah dari punggung. Ginjal-ginjal mengeluarkan cairan dan pembuangan-pembuangan yang berlebihan dari darah dalam bentuk urin, mempertahankan keseimbangan yang stabil dari garam-garam dan senyawa-senyawa lain dalam darah, dan menghasilkan hormon yang membantu pembentukan sel-sel darah merah. Tabung-tabung yang sempit yang disebut ureter-ureter mengangkut urin dari ginjal-ginjal ke kantong kemih, organ seperti kantong dalam perut bagian bawah. Urin disimpandalam kantong kemih dan dikosongkan melalui urethra.
Dewasa rata-rata mengeluarkan kira-kira satu setengah quart urin setiap hari. Jumlah dari urin bervariasi, tergantung pada cairan-cairan dan makanan-makanan yang dikonsumsi oleh seseorang. Volume yang terbentuk pada malam hari adalah kira-kira setengah dari yang terbentuk di siang hari.
Penyebab-Penyebab UTI
Normalnya, urin adalah steril. Ia biasanya adalah bebas dari bakteri-bakteri, virus-virus, dan jamur namun mengandung cairan-cairan, garam-garam, dan produk-produk pembuangan. Infeksi terjadi ketika organisme-organisme kecil, biasanya bakteri-bakteri dari saluran pencernaan, melekat pada bukaan dari urethra dan mulai membiak (berlipatganda). Urethra adalah tabung yang mengangkut urin dari kantong kemih keluar tubuh. Kebanyakan infeksi-infeksi timbul dari satu tipe bakteri, Escherichia coli (E. coli), yang normalnya hidup dalam usus besar (colon).
Pada banyak kasus-kasus, bakteri-bakteri pertama berjalan ke urethra.Ketika bakteri-bakteri berlipatganda, infeksi dapat terjadi. Infeksi yangterbatas pada urethra disebut urethritis. Jika bakteri-bakteri bergerak ke kantong kemih dan berlipatganda (berbiak), infeksi kantong kemih, disebut cystitis, terjadi. Jika infeksi tidak segera dirawat, bakteri-bakteri mungkin kemudian berjalan lebih jauh keatas ke ureter-ureter untuk berbiak dan menginfeksi ginjal-ginjal. Infeksi ginjal disebut pyelonephritis.
Mikroorganisme-mikroorganisme yang disebut Chlamydia dan Mycoplasma mungkin juga menyebabkan UTI-UTI pada keduanya pria-pria dan wanita-wanita, namun infeksi-infeksi ini cenderung untuktetap terbatas pada urethra dan sistim reproduksi. Tidak seperti E. coli, Chlamydia dan Mycoplasma mungkin ditularkan secara seksual, dan infeksi-infeksi memerlukan perawatan dari kedua pasangan.
Sistim urin tersusun dalam cara yang membantu menghindari infeksi. Ureter-ureter dan kantong kemih normalnya mencegah urin berbalik naik menuju ginjal-ginjal, dan aliran urin dari kantong kemih membantumencuci bakteri-bakteri keluar dari tubuh. Pada pria-pria, kelenjar prostat menghasilkan sekresi-sekresi yang memperlambat pertumbuhan bakteri. Pada kedua jenis kelamin, pertahanan-pertahanan imun juga mencegah infeksi. Namun meskipun dengan penjagaan-penjagaan ini, infeksi masih terjadi.
Faktor Resiko
Beberapa orang-orang lebih mudah mendapat UTI daripada lain-lainnya. Segala kelainan dari saluran kencing yang menghalangi aliran urin (contohnya, batu ginjal) menetapkan keadaan untuk infeksi. Kelenjar prostat yang membesar juga dapat memperlambat aliran urin, jadi menaikan risiko infeksi.
Sumber yang umum dari infeksi adalah kateter-kateter, atau tabung-tabung, yang ditempatkan dalam urethra dan kantong kemih. Seseorang yang tidak dapat membuang air kecil atau yang tidak sadar atau sakit berat seringkali memerlukan kateter yang berdiam ditempat untuk waktu yang lama. Beberapa orang-orang, terutama kaum tua atau yang dengan kelainan sistim syaraf yang telah kehilangan kontrol kantong kemih, mungkin memerlukan kateter untuk seumur hidup. Bakteri-bakteri pada kateter dapat menginfeksi kantong kemih, jadi staff rumah sakit memberikan perhatian khusus untuk mempertahankan kateter bersih dan mengeluarkannya sesegera mungkin.
Orang-orang dengan diabetes mempunyai risiko UTI yang lebih besar karena perubahan-perubahan pada sistim imun. Segala kelainan-kelainan lain yang menekan sistim imun menaikan risiko infeksi urin.
UTI-UTI mungkin terjadi pada bayi-bayi, keduanya laki-laki dan perempuan-perempuan, yang dilahirkan dengan kelainan-kelainan saluran kencing, yang adakalanya perlu dikoreksi dengan operasi. UTI-UTI adalah lebih jarang pada anak-anak laki dan pria-pria muda. Pada wanita-wanita dewasa, meskipun demikian, angka dari UTI-UTI secara berangsur-angsur naik dengan umur. Ilmuwan-ilmuwan tidak yakin mengapa wanita-wanita mempunayi lebih banyak infeksi-infeksi kencing daripada pria-pria. Satu faktor mungkin bahwa urethra seorangwanita adalah pendek, mengizinkan bakteri-bakteri akses yang cepat ke kantong kemih. Juga, bukaan urethra dari seorang wanita adalah dekat sumber-sumber bakteri dari dubur dan vagina. Untuk banyak wanita-wanita, hubungan seksual nampaknya memicu infeksi, meskipun sebab-sebab untuk pertalian ini tidak jelas.
Menurut beberapa studi-studi, wanita-wanita yang menggunakan diaphragm lebih mungkin mengembangkan UTI daripada wanita-wanitayang menggunakan bentuk-bentuk lain dari pencegahan kehamilan. Baru-baru ini, peneliti-peneliti menemukan bahwa wanita-wanita yang pasangannya menggunakan condom dengan spermicidal foam juga cenderung mempunyai pertumbuhan dari bakteri E. coli dalam vagina.
Gejala UTI
Tidak setiap orang dengan UTI mempunyai gejala-gejala, namun kebanyakan orang-orang mendapat paling sedikit beberapa gejala-gejala. Ini mungkin termasuk dorongan yang sering untuk kencing dan perasaan yang menyakitkan yang membakar pada area kantong kemih atau urethra sewaktu kencing. Adalah tidak luar biasa untuk merasa buruk dimanan-mana -- lelah, gemetar, terkuras -- dan merasakan nyeri bahkan ketika tidak sedang kencing. Seringkali wanita-wanita merasakan tekanan yang tidak menyenangkan diatas tulang pubic, danbeberapa pria-pria mengalami kepenuhan dalam rektum. Adalah umum untuk seseorang dengan infeksi kencing untuk mengeluh bahwa, meskipun dengan dorongan untuk kencing, hanya sejumlah kecil dari urin yang dikeluarkan. Urin sendiri mungkin terlihat seperti susu atau berkabut, bahkan kemerahan jika darah hadir. Normalnya, UTI tidak menyebabkan demam jika ia didalam kantong kemih atau urethra. Demam mungkin berarti bahwa infeksi telah mencapai ginjal-ginjal. Gejala-gejala lain dari infeksi ginjal termasuk nyeri di punggung atau sisi dibawah tulang-tulang rusuk, mual atau muntah
Pada anak-anak, gejala-gejala dari infeksi kencing mungkin terlewatkan atau dianggap disebaban oleh kelainan yang lain. UTI harus dipertimbangkan ketika seorang anak atau bayi nampak teriritasi, tidak makan secara normal, mempunyai demam yang tidak dapat dijelaskan yang tidak menghilang, mempunyai buang air besar yang tidak dapat ditahan, atau tidak tumbuh subur. Tidak seperti kaum dewasa, anak-anak lebih mungkin mempunyai demam dan tidak ada gejala-gejala lain. Ini dapat terjadi pada keduanya anak-anak laki-laki dan perempuan-perempuan. Anak harus dilihat oleh seorang dokter jikaada segala pertanyaan-pertanyaan tentang gejala-gejala ini, terutama perubahan pada pola kencing anak.
Diagnosa UTI
Untuk mencari tahu apakah anda mempunyai UTI, dokter anda akan menguji contoh dari urin untuk nanah dan bakteri-bakteri. Anda akan diminta untuk memberikan contoh urin yang "clean catch" dengan mencuci area alat kelamin dan mengambil contoh urin "aliran tengah" dalam kontainer yang steril. Metode mengambil contoh urin ini membantu mencegah bakteri-bakteri sekitar area alat kelamin masuk kedalam contoh dan membingungkan hasil-hasil tes. Biasanya, contoh dikirim ke laboratorium, meskipun beberapa tempat-tempat praktek dokter dilengkapi untuk melakukan pengujian.
Pada tes analisa urin, urin diperiksa untuk sel-sel darah putih dan merah dan bakteri-bakteri. Kemudian bakteri-bakteri ditumbuhkan dalam biakan dan diuji terhadapa antibiotik-antibiotik yang berbeda untuk melihat obat mana yang paling baik menghancurkan bakteri-bakteri. Tindakan terakhir ini disebut tes kepekaan.
Beberapa mikroba-mikroba, seperti Chlamydia dan Mycoplasma, dapat dideteksi hanya dengan biakan-biakan bakteri yang khusus. Seorang dokter mencurigai satu dari infeksi-infeksi ini ketika seorang mempunyai gejala-gejala dari UTI dan nanah dalam urin, namun biakan standar gagal utuk menumbuhkan bakteri-bakteri apa saja.
Ketika infeksi tidak hilang dengan perawatan dan terlacak pada strain yang sama dari bakteri-bakteri, dokter mungkin memerintahkan beberapa tes-tes untuk menentukan apakah sistim anda normal. Satu dari tes-tes ini adalah intravenous pyelogram, yang memberikan gambar-gambar x-ray dari kantong kemih, ginjal-ginjal, dan ureter-ureter. Zat pewarna buram yang terlihat pada film x-ray disuntikan kedalam vena, dan rentetan x-rays diambil. Film menunjukan garis bentuk dari saluran kencing, mengungkap bahkan perubahan-perubahan kecil pada struktur-struktur saluran.
Jika anda mempunyai infeksi-infeksi yang kambuh, dokter anda juga mungkin merekomendasikan pemeriksaan ultrasound, yang memberikan gambar-gambar dari pola-pola gema (echo) dari gelombang-gelombang suara yang dipantulkan dari organ-organ dalam.Tes bermanfaat yang lain adalah cystoscopy. Cystoscope adalah alat yang terbuat dari tabung yang berongga dengan beberapa lensa-lensa dan sumber cahaya, yang mengizinkan dokter untuk melihat bagian dalam dari kantong kemih dari urethra.
Penatalaksanaan
UTI dirawat dengan obat-obat antibakteri. Pilihan obat dan lamanya perawatan tergantung pada sejarah pasien dan tes-tes urin yang mengidentifikasi bakteri-bakteri yang menyerang. Tes kepekaan adalah terutama bermanfaat dalam membantu dokter memilih obat yang paling efektif. Obat-obat yang paling sering digunakan untuk merawat UTI-UTI rutin yang tidak rumit adalah trimethoprim (Trimpex),trimethoprim/sulfamethoxazole (Bactrim, Septra, Cotrim), amoxicillin (Amoxil, Trimox, Wymox), nitrofurantoin (Macrodantin, Furadantin), dan ampicillin (Omnipen, Polycillin, Principen, Totacillin). Kelompok dari obat-obat yang disebut quinolones termasuk empat obat-obat yang disetujui dalam beberapa tahun terakhir ini untuk merawat UTI. Obat-obat ini termasuk ofloxacin (Floxin), norfloxacin (Noroxin), ciprofloxacin (Cipro), dan trovafloxin (Trovan).
Sering, UTI dapat disembuhkan dengan 1 atau 2 hari perawatan jika infeksi tidak dipersulit oleh rintangan atau kekacauan lain. Tetap, banyak dokter-dokter meminta pasien-pasien mereka untuk mengkonsumsi antibiotik-antibiotik untuk satu minggu atau dua untuk memastikan bahwa infeksi telah disembuhkan. Perawatan dosis tunggal tidak direkomendasikan untuk beberapa kelompok-kelompok dari pasien-pasien, contohnya, mereka yang telah menunda perawatan atau mempunyai tanda-tanda dari infeksi ginjal, pasien-pasien dengan diabetes atau kelainan-kelainan struktur, atau pria-pria yang mempunyai infeksi-infeksi prostat. Perawatan yang lebih lama juga diperlukan oleh pasien-pasien dengan infeksi-infeksi yang disebabkan oleh Mycoplasma atau Chlamydia, yang biasanya dirawat dngan tetracycline, trimethoprim/sulfamethoxazole (TMP/SMZ), atau doxycycline. Analisa urin followup membantu mengkonfirmasikan bahwa saluran kencing bebas infeksi. Adalah penting untuk mengambil perjalanan yang penuh dari perawatan karena gejala-gejala mungkin menghilang sebelum infeksi dihilangkan seluruhnya.
Pasien-pasien yang sakit berat dengan infeksi-infeksi ginjal mungkin diopname dirumah sakit hingga mereka dapat meminum cairan-cairan dan obat-obat yang diperlukan dengan sendirinya. Infeksi-infeksi ginjalumumnya memerlukan beberapa minggu perawatan antibiotik. Peneliti-peneliti di University of Washington menemukan bahwa terapi 2-minggu dengan TMP/SMZ adalah seefektif perawatan 6 minggu dengan obat yang sama pada wanita-wanita dengan infeksi-infeksi ginjal yang tidak melibatkan rintangan atau kelainan sistim syaraf. Pada kasus-kasus macam ini, infeksi-infeksi ginjal jarang menjurus pada kerusakan ginjal ataugagal ginjal kecuali mereka tidak dirawat.
Beragam obat-obat tersedia untuk membebaskan nyeri dari UTI. Bantal penghangat mungkin juga membantu. Kebanyakan dokter-dokter menyarankan bahwa meminum banyak air membantu membersihkan saluran kencing dari bakteri-bakteri. Selama perawatan, adalah terbaikuntuk menghindari kopi, alkohol, dan makanan-makanan pedas. Dan satu dari hal-hal terbaik seorang perokok dapat lakukan untuk kantongkemihnya adalah menghentikan merokok. Merokok adalah penyebab utama yang dikenal dari kanker kantong kemih.

Senin, 20 September 2010

Racun

Racun

            Menurut Taylor, racun adalah suatu zat yang dalam jumlah relatif kecil (bukan minimal), yang jika masuk atau mengenai tubuh seseorang akan menyebabkan timbulnya reaksi kimiawi (efek kimia) yang besar yang dapat menyebabkan sakit, bahkan kematian.

            Menurut Gradwohl racun adalah substansi yang tanpa kekuatan mekanis, yang bila mengenai tubuh seorang (atau masuk), akan menyebabkan gangguan fungsi tubuh, kerugian,bahkan kematian.

            Sehingga jika dua definisi di atas digabungkan, racun adalah substansi kimia, yang dalam jumlah relatif kecil, tetapi dengan dosis toksis, bila masuk atau mengenai tubuh, tanpa kekuatan mekanis, tetapi hanya dengan kekuatan daya kimianya, akan menimbulkan efek yang besar, yang dapat menyebabkan sakit, bahkan kematian.

Jalan masuk

            Racun dapat masuk ke dalam tubuh seseorang melalui beberapa cara:

1. Melalui mulut (peroral / ingesti).

2. Melalui saluran pernafasan (inhalasi)

3. Melalui suntikan (parenteral, injeksi)

4. Melalui kulit yang sehat / intak atau kulit yang sakit.

5. Melalui dubur atau vagina (perektal atau pervaginal) (Idris, 1985)

Klasifikasi racun

            Racun dapat digolongkan sebagai berikut:

I. Pestisida

   A. Insektisida

1. Organoklorin

1. Derivat Chlorinethane: DDT

2. Derivat Cyclodiene         : Thiodane, Endrim, Dieldrine, Chlordan, Aldrin, Heptachlor, toxapene.

3. Derivat Hexachlorcyclohexan      : Lindan, myrex.

2. Organofosfat: DFP, TEPP, Parathion, Diazinon, Fenthoin, Malathion.

3. Carbamat: Carbaryl, Aldicarb, Propaxur, Mobam.

   B. Herbisida

1. Chloropheoxy

2. Ikatan Dinitrophenal

3. Ikatan Karbonat: Prepham, Barbave

4. Ikatan Urea

5. Ikatan Triasine: Atrazine

6. Amide: Propanil

7. Bipyridye

   C. Fungisida

1. Caplan

2. Felpet

3. Pentachlorphenal

4. Hexachlorphenal

   D. Rodentisida

1. Warfarin

2. Red Squill

3. Norbomide

4. Sodium Fluoroacetate dan Fluoroacetamide

5. Aepha Naphthyl Thiourea

6. Strychnine

7. Pyriminil

8. Anorganik:

-         Zinc Phosfat

-         Thallium Sulfat

-         Phosfor

-         Barium Carbamat

-         Al. Phosfat

-         Arsen Trioxyde

II. Bahan Industri

III. Bahan untuk rumah tangga

IV. Bahan obat-obatan

V. Racun (tanaman dan hewan)

Berdasarkan sumber dan tempat dimana racun-racun tersebut mudah didapat, maka racun dapat dibagi menjadi lima golongan, yaitu:

1. Racun-racun yang banyak terdapat dalam rumah tangga.

Misalnya: desinfektan, deterjen, insektisida, dan sebagainya.

1. Racun-racun yang banyak digunakan dalam lapangan pertanian, perkebunan.

Misalnya: pestisida, herbisida.

1. Racun-racun yang banyak dipakai dalam dunia kedokteran /pengobatan.

Misalnya: sedatif hipnotis, analgetika, obat penenang, anti depresan, dsb.

1. Racun-racun yang banyak dipakai dalam industri / laboratorium.

Misalnya: asam dan basa kuat, logam berat, dsb.

1. Racun-racun yang terdapat di alam bebas.

Misalnya: opium ganja, racun singkong, racun jamur serta binatang.

Mekanisme kerja racun

1. Racun yang bekerja secara setempat (lokal)

Misalnya:

-     Racun bersifat korosif: lisol, asam dan basa kuat.

-         Racun bersifat iritan: arsen, HgCl2.

-         Racun bersifat anastetik: kokain, asam karbol.

Racun-racun yang bekerja secara setempat ini, biasanya akanmenimbulkan sensasi nyeri yang hebat, disertai dengan peradangan, bahkan kematian yang dapat disebabkan oleh syok akibat nyerinya tersebut atau karena peradangan sebagai kelanjutan dari perforasi yang terjadi pada saluran pencernaan.

1. Racun yang bekerja secara umum (sistemik)

Walaupun kerjanya secara sistemik, racun-racun dalam golongan ini biasanya memiliki akibat / afinitas pada salah satu sistem atau organ tubuh yang lebih besar bila dibandingkan dengan sistem atau organ tubuh lainnya.

Misalnya:

-         Narkotik, barbiturate, dan alkohol terutama berpengaruh pada susunan syaraf pusat.

-         Digitalis, asam oksalat terutama berpengaruh terhadap jantung.

-         Strychine terutama berpengaruh terhadap sumsum tulang belakang.

-         CO, dan HCN terutama berpengaruh terhadap darah dan enzim pernafasan.

-         Cantharides dan HgCl2 terutama berpengaruh terhadap ginjal.

-         Insektisida golongan hidrokarbon yang di-chlor-kan dan phosphorus terutama berpengaruh terhadap hati.

1. Racun yang bekerja secara setempat dan secara umum

Misalnya:

-         Asam oksalat

-         Asam karbol

Selain menimbulkan rasa nyeri (efek lokal) juga akan menimbulkan depresi pada susunan syaraf pusat (efek sistemik). Hal ini dimungkinkan karena sebagian dari asam karbol tersebut akan diserap dan berpengaruh terhadap otak (Nawawi, 1989).

-         Arsen

-         Garam Pb

Faktor-faktor yang mempengaruhi kerja racun

1. Cara pemberian

Setiap racun baru akan menimbulkan efek yang maksimal pada tubuh jika cara pemberiannya tepat. Misalnya jika racun-racun yang berbentuk gas tentu akan memberikan efek maksimal bila masuknya ke dalam tubuh secara inhalasi. Jika racun tersebut masuk ke dalam tubuh secara ingesti tentu tidak akan menimbulkan akibat yang sama hebatnya walaupun dosis yang masuk ke dalam tubuh sama besarnya.

Berdasarkan cara pemberian, maka umumnya racun akan paling cepat bekerja pada tubuh jika masuk secara inhalasi, kemudian secara injeksi (i.v, i.m, dan s.c), ingesti, absorbsi melalui mukosa, dan yang paling lambat jika racun tersebut masuk ke dalam tubuh melalui kulit yang sehat.

1. Keadaan tubuh

1.

1. Umur

Pada umumnya anak-anak dan orang tua lebih sensitif terhadap racun bila dibandingkan dengan orang dewasa. Tetapi pada beberapa jenis racun seperti barbiturate dan belladonna, justru anak-anak akan lebih tahan.

1.

1. Kesehatan

Pada orang-orang yang menderita penyakit hati atau penyakit ginjal, biasanya akan lebih mudah keracunan bila dibandingkan dengan orang sehat, walaupun racun yang masuk ke dalam tubuhnya belum mencapai dosis toksis. Hal ini dapat dimengerti karena pada orang-orang tersebut, proses detoksikasi tidak berjalan dengan baik, demikian pula halnya dengan ekskresinya. Pada mereka yang menderita penyakit yang disertai dengan peningkatan suhu atau penyakit pada saluran pencernaan, maka penyerapan racun pada umumnya jelek, sehingga jika pada penderita tersebut terjadi kematian, kita tidak boleh terburu-buru mengambil kesimpulan bahwa kematian penderita disebabkan oleh racun. Dan sebaliknya pula kita tidak boleh tergesa-gesa menentukan sebab kematian seseorang karena penyakit tanpa melakukan penelitian yang teliti, misalnya pada kasus keracunan arsen (tipe gastrointestinal) dimana disini gejala keracunannya mirip dengan gejala gastroenteritis yang lumrah dijumpai.

1.

1. Kebiasaan

Faktor ini berpengaruh dalam hal besarnya dosis racun yang dapat menimbulkan gejala-gejala keracunan atau kematian, yaitu karena terjadinya toleransi. Tetapi perlu diingat bahwa toleransi itu tidak selamanya menetap. Menurunnya toleransi sering terjadi misalnya pada pencandu narkotik, yang dalam beberapa waktu tidak menggunakan narkotik lagi. Menurunnya toleransi inilah yang dapat menerangkan mengapa pada para pencandu tersebut bisa terjadi kematian, walaupun dosis yang digunakan sama besarnya.

1.

1. Hipersensitif (alergi – idiosinkrasi)

Banyak preparat seperti vitamin B1, penisilin, streptomisin dan preparat-preparat yang mengandung yodium menyebabkan kematian, karena sikorban sangat rentan terhadap preparat-preparat tersebut. Dari segi ilmu kehakiman, keadaan tersebut tidak boleh dilupakan, kita harus menentukan apakah kematian korban memang benar disebabkan oleh karena hipersensitif dan harus ditentukan pula apakah pemberian preparat-preparat mempunyai indikasi. Ada tidaknya indikasi pemberi preparat tersebut dapat mempengaruhi berat-ringannya hukuman yang akan dikenakan pada pemberi preparat tersebut.

1. Racunnya sendiri

1. Dosis

Besar-kecilnya dosis racun akan menentukan berat-ringannya akibat yang ditimbulkan. Dalam hal ini tidak boleh dilupakan akan adanya faktor toleransi, dan intoleransi individual. Pada intoleransi, gejala keracunan akan tampak walaupun racun yang masuk ke dalam tubuh belum mencapailevel toksik. Keadaan intoleransi tersebut dapat bersifat bawaan / kongenital atau intoleransi yang didapat setelah seseorang menderita penyakit yang mengakibatkan gangguan pada organ yang berfungsi melakukan detoksifikasidan ekskresi.

1.

1. Konsentrasi

Untuk racun-racun yang kerjanya dalam tubuh secara lokal misalnya zat-zat korosif, konsentrasi lebih penting bila dibandingkan dengan dosis total. Keadaan tersebut berbeda dengan racun yang bekerja secara sistemik, dimana dalam halini dosislah yang berperan dalam menentukan berat-ringannya akibat yang ditimbulkan oleh racun tersebut.

1.

1. Bentuk dan kombinasi fisik

Racun yang berbentuk cair tentunya akan lebih cepat menimbulkan efek bila dibandingkan dengan yang berbentuk padat. Seseorang yang menelan racun dalam keadaan lambung kosong, tentu akan lebih cepat keracunan bila dibandingkan dengan orang yang menelan racun dalam keadaan lambungnya berisi makanan.

1.

1. Adiksi dan sinergisme

Barbiturate, misalnya jika diberikan bersama-sama dengan alkohol, morfin, atau CO, dapat menyebabkan kematian, walaupun dosis barbiturate yang diberikan jauh di bawah dosis letal. Dari segi hukum kedokteran kehakiman, kemungkinan-kemungkinan terjadinya hal seperti itu tidak boleh dilupakan, terutama jika menghadapi kasus dimana kadar racun yang ditemukan rendah sekali, dan dalam hal demikian harus dicari kemungkinan adanya racun lain yang mempunyai sifat aditif (sinergitik dengan racun yang ditemukan), sebelum kita tiba pada kesimpulan bahwa kematian korban disebabkan karena reaksi anafilaksi yang fatal atau karena adanya intoleransi.

1.

1. Susunan kimia

Ada beberapa zat yang jika diberikan dalam susunan kimia tertentu tidak akan menimbulkan gejala keracunan, tetapi bila diberikan secara tersendiri terjadi hal yang sebaliknya.

1.

1. Antagonisme

Kadang-kadang dijumpai kasus dimana seseorang memakan lebih dari satu macam racun, tetapi tidak mengakibatkan apa-apa, oleh karena reaksi-reaksi tersebut saling menetralisir satu sama lain. Dalam klinik adanya sifat antagonis ini dimanfaatkan untuk pengobatan, misalnya nalorfin dan kaloxone yang dipakai untuk mengatasi depresi pernafasan dan oedema paru-paru yang terjadi pada keracunan akut obat-obatan golongan narkotik.

                        (Idris, 1985)

Kriteria diagnosis kasus keracunan

1. Anamnesa yang menyatakan bahwa korban benar-benar kontak dengan racun (secara injeksi, inhalasi, ingesti, absorbsi, melalui kulit atau mukosa).

Pada umumnya anamnesa tidak dapat dijadikan pegangan sepenuhnya sebagai kriteria diagnostik, misalnya pada kasus bunuh diri – keluarga korban tentunya tidak akan memberikan keterangan yang benar, bahkan malah cenderung untuk menyembunyikannya, karena kejadian tersebut merupakan aib bagi pihak keluarga korban.

1. Tanda dan gejala-gejala yang sesuai dengan tanda / gejala keracunan zat yang diduga.

Adanya tanda / gejala klinis biasanya hanya terdapat pada kasus yang bersifat darurat dan pada prakteknya lebih sering kita terima kasus-kasus tanpa disertai dengan data-data klinis tentang kemungkinan kematian karena kematian sehingga harus dipikirkan terutama pada kasus yang mati mendadak, non traumatik yang sebelumnya dalam keadaan sehat.

1. Secara analisa kimia dapat dibuktikan adanya racun di dalam sisa makanan / obat / zat yang masuk ke dalam tubuh korban.

Kita selamanya tidak boleh percaya bahwa sisa sewaktu zat yang digunakan korban itu adalah racun (walaupun ada etiketnya) sebelum dapat dibuktikan secara analisa kimia, kemungkinan-kemungkinan seperti tertukar atau disembunyikannya barang bukti, atau si korban menelan semua racun – kriteria ini tentunya tidak dapat dipakai.

1. Ditemukannya kelainan-kelainan pada tubuh korban, baik secara makroskopik atau mikroskopik yang sesuai dengan kelainan yang diakibatkan oleh racun yang bersangkutan.

Bedah mayat (otopsi) mutlak harus dilakukan pada setiap kasus keracunan, selain untuk menentukan jenis-jenis racun penyebab kematian, juga penting untuk menyingkirkan kemungkinan lain sebagai penyebab kematian. Otopsi menjadi lebih penting pada kasus yang telah mendapat perawatan sebelumnya, dimana pada kasus-kasus seperti ini kita tidak akan menemukan racun atau metabolitnya, tetapi yang dapat ditemukan adalah kelainan-kelainan pada organ yang bersangkutan.

1. Secara analisa kimia dapat ditemukan adanya racun atau metabolitnya di dalam tubuh / jaringan / cairan tubuh korban secara sistemik.

Pemeriksaan toksikologi (analisa kimia) mutlak harus dilakukan. Tanpa pemeriksaan tersebut, visum et repertum yang dibuat dapat dikatakan tidak memiliki arti dalam hal penentuan sebab kematian. Sehubungan dengan pemeriksaantoksikologis ini, kita tidak boleh terpaku pada dosis letal sesuatu zat, mengingat faktor-faktor yang dapat mempengaruhi kerja racun. Penentuan ada tidaknya racun harus dibuktikan secara sistematik, diagnosa kematian karena racun tidak dapat ditegakkan misalnya hanya berdasar pada ditemukannya racun dalam lambung korban.

Dari kelima kriteria diagnostik dalam menentukan sebab kematian pada kasus-kasus keracunan seperti tersebut di atas, maka kriteria keempat dan kelima merupakan kriteria yang terpenting dan tidak boleh dilupakan.

Analitikal Toksikologi

Analitikal toksikologi merupakan pemeriksaan laboratorium yang berfungsi untuk:

1. Analisa tentang adanya racun.

2. Analisa tentang adanya logam berat yang berbahaya.

3. Analisa tentang adanya asam sianida, fosfor dan arsen.

4. Analisa tentang adanya pestisida baik golongan organochlorin maupun organophospat.

5. Analisa tentang adanya obat-obatan misalnya: transquilizer, barbiturate, narkotika, ganja, dan lain sebagainya.

Analitikal toksikologi meliputi isolasi, deteksi, dan penentuan jumlah zat yang bukan merupakan komponen normal dalam material biologis yang didapatkan dalam otopsi. Guna toksikologi adalah menolong menentukan sebab kematian.

Kadang-kadang material didapatkan dari pasien yang masih hidup, misalnya darah, rambut, potongan kuku atau jaringan hasil biopsi. Hasil toksikologi disini membantu dalam menentukan kasus-kasus yang diduga keracunan.

Pada pengiriman material untuk analitikal toksikologi, diharapkan dokter mengirimkan material sebanyak mungkin, dengan demikian akan memudahkan pemeriksaan dan hasilnya akan lebih sempurna.

Jaringan tubuh masing-masing memiliki afinitas yang berbedaterhadap racun-racun tertentu, misalnya:

*. Jaringan otak adalah material yang paling baik untuk pemeriksaan racun-racun organis, baik yang mudah menguap maupun yang tidak mudah menguap.

*. Hepar dan ginjal adalah material yang paling baik untuk menentukan keracunan logam berat yang akut.

*. Darah dan urin adalah material yang paling baik untuk analisa zat organik non volatile, misalnya obat sulfa, barbiturate, salisilat dan morfin.

*. Darah, tulang, kuku, dan rambut merupakan material yang baik untuk pemeriksaan keracunan logam yang bersifat kronis.

Untuk racun yang efeknya sistemik, harus dapat ditemukan dalam darah atau organ parenkim ataupun urin. Bila hanya ditemukan dalam lambung saja maka belum cukup untuk menentukan keracunan zat tersebut. Penemuan racun-racun yang efeknya sistemik dalam lambung hanyalah merupakan penuntun bagi seorang analis toksikologi untuk memeriksa darah, organ, dan urin ke arah racun yang dijumpai dalam lambung tadi. Untuk racun-racun yang efeknya lokal, maka penentuan dalam lambung sudah cukup untuk dapat dibuat diagnosa.

B. Arsen

Sejarah

            Sebenarnya arsen sudah dikenal sejak dulu dari sulfide-sulfidenya, dan ahli kimia dari Yunani mendapatkan arsen putih dengan membakar salah satu diantaranya.

            Pada abad ke XVI, buruh-buruh tambang dariSaxony menjadi kebingungan dan tak menentu ketika mereka mencium bau smaltite, Co As2, karena zat tersebut mengeluarkan asap arsen yang beracun, dan zat tersebut tak menghasilkan perak walaupun zat tersebut nampak seperti perak putih metalik.

            Para petambang tadi mengira bahwa terdapat kobold atau goblin dalam biji tambang tersebut, yang menyebabkan kebingungan yang tak layak. Dan hal ini merupakan asal kata Cobalt.

            Pengertian tentang senyawa arsen sudah dimulai sejaktahun 1733, ketika Brandt memperlihatkan bahwa arsen putih merupakan oksidasi dari elemen arsen. Pada tahun 1956, dalam “De Re Metallica”, Agricolas menggambarkan efek dari arsenical-cobalt, yang saat itu disebut Cadmia. Dimana dikatakan zat tersebut dapat merusak kulit tangan pekerja, dan dia kemudian mengharuskan pemakaian sarung tangan panjang pada pekerja-pekerja yang menanganinya.

            Warangan, yang merupakan salah satu bentuk arsen in organik yang merupakan bentuk logam berat yang sangat beracun yang banyak digunakan oleh masyarakat, terutama bagi mereka yang memiliki “wesi aji”. Sebagai salah satu tradisi, setiap kali mereka “menyucikan” wesi aji, mereka mengoleskan warangan padanya. Senyawa arsen in organik yang melebihi golongan racun lainnya, telah digunakan untuk tujuan-tujuan pembunuhan. Pelaku pembunuhan memberi racun pada korban dalam suatu dosis fatal.

            Pada sejarah pembunuhan dengan menggunakan arsensering terjadi pada pembunuhan masal, dimana sejumlah orang diracuni oleh seorang individu. Pada masa lalu, karena arsen ini (yaitu arsen trioxide) memiliki aroma yang kurang mencolok, maka akan memudahkannya untuk disembunyikanke dalam makanan atau minuman dengan tujuan untuk melakukan sesuatu tindak kejahatan yang tersembunyi.

            Dalam beberapa perihal pembunuhan, preparat yang mengandung senyawa arsen ada yang dimasukkan ke dalam anus, uretra, ataupun vagina. Kadang terjadi dimana preparatarsen dimasukkan ke dalam vagina dengan maksud pengguguran, tetapi malah berakibat kematian.

Dalam “Office of The Chief Medical Examiner” (Kantor Pemeriksaan Obat), pembunuhan dengan senyawa arsen termasuk jarang terjadi. Diantara tahun 1918-1951 tercatat 13 kali kejadian.

            Peracunan yang dilakukan dengan tujuan bunuh diri, terjadi lebih sering, dan biasanya akibat dari racun tikus atau Paris-Green. Dia antara tahun 1918-1951, kematian karena bunuh diri dengan senyawa arsen inorganic tercatat sejumlah145 orang.

            Masalah peracunan yang tak disengaja dan hanya secara kebetulan akibat dari arsen inorganik agak umum terjadi. Di New York pada interval antara tahun 1918-1951 ada 114 kasus fatal dari tipe ini.

Namun sekarang cara pembunuhan dengan arsen seperti itu sudah tidak begitu terkenal. Beberapa pengadilan di Amerika Serikat bahkan memakai apoteker / ahli obat untuk mencatatsemua penjualan yang mengandung senyawa arsen.

Kegunaan

Pada suatu saat logam-logam berat menempati tempat-tempat yang menonjol dalam pengobatan. Disamping juga merupakan penyebab-penyebab keracunan yang penting. Kecuali emas, pemakaian pengobatan dari logam-logam telahdikemukan dimana-dimana. Arsen sudah diketahui sebagai bahan untuk pengobatan oleh orang-orang Yunani dan Roma zaman dulu. Diantaranya digunakan sebagai parasitisida untuk protozoa, misalnya trypanosomiasis, spirochaeta, yaros, demam kambuhan, amoubiasis, vaginitis trichomonal; dan arsen terutama digunakan untuk mengobati filariasis pada anjing.

Memang dasar-dasar dari banyak konsep-konsep modern tentang kemoterapi berasal dari kerja awal Ehrlich dengan arsen-arsen organic. Derivate-derivat arsen yang terkenal ialah salversan neoarsphenanime (mapharsan, arsenoxide).

Bagaimanapun sekarang medical interest terhadap logam-logam berat telah menurun tajam, oleh karena penggantian dengan obat-obat antimikrobial alam dan sintetik yang mujarab dan aman, serta untuk ukuran kesehatan masyarakat dan higiene pencegahan dapat mengatasi masalah keracunan dari pemakaian industri-industri mereka. Namun perhatian lingkungan, telah turut membantu untuk suatu kejutan dari penelitian yang aktif dan berkelanjutan, dan sebagai literatur dalam toksikologi logam berat.

Ditemukannya penisilin menyisihkan arsen sebagai obat anti lues, dan juga obat-obat baru lain yang hampir sama halnya dalam menurunkan penggunaan senyawaan arsen organik yang lain.

Pada pengobatan manusia sekarang, arsen-arsen yang masih dipakai hanya untuk pengobatan beberapa penyakit tropis. Terutama masih dipakai pada penyakit-penyakit hewan.

Untuk masa-masa mendatang, di Amerika Serikat dan juga di negara-negara lain, imbas dari arsen pada kesehatan, akan lebih banyak yang berasal dari industri dan lingkungan daripada yang berasal dari pemakaian obat-obatan.

Tinjauan yang menarik dari segi biologis toksikologi dan lingkungan tentang arsen telah ditulis antara lain:

- Valce dan Dialoni                     1960

- Buchanan                                1962

- Schraeder                               1966

- Frost                                       1967

- Lisella & Co. Workers  1972

Salah satu campuran yang paling penting adalah arsen triokside atau arsenious okside, As2O3, dengan kata lain arsen putih yang banyak digunakan sebagai bahan utama racun tikus – dan kadang-kadang dikelirukan dengan asam arsenium. Ini terjadi dalam bentuk bubuk putih atau kristal oktahedral yang tidak mempunyai rasa. Arsenic trioxide beracun dan ditemukan pada beberapa pemberantasan tikus. Beberapa obat yang sering digunakan seperti cairan acidi arsenasi dan Fowler’s solution mengandung arsen trioxide.

Dosis letal (yang mematikan) dari keracunan arsenic tergantung pada senyawaannya. Keracunan fatal oleh arsen trioxide adalah 0,2 – 0,3 gram bagi orang dewasa.

Campuran arsen yang beracun dalam bentuk lain yaitu trichloride, triyodide, sodium arsenate, pada Pearson’s solution, Scheele’s green atau Copper arsenite, Paris green, Realgar, atau arsenic sulfide, Donovan’s solution, (masing-masing 1 % merkuri yodide dan arsenic yodide), Clemen’s solution (potassium arsenat pada bromidi) dan pigmen-pigmen yang serupa Brunwick green, Vienna merah dan mineral biru dimana terdapat sejumlah arsen dalam bentuk lain. Arsen dalam beberapa campuran arsen organic lain juga toksis.

Minggu, 19 September 2010

Hemodialisis

Hemodialisis adalah sebuah terapi medis. Kata ini berasal dari kata haemo yang berarti darah dan dilisis yang berarti dipisahkan. Hemodialisis merupakan salah satu dari Terapi Pengganti Ginjal, yang digunakan pada penderita dengan penurunan fungsi ginjal, baik akut maupun kronik. Hemodialisis dapat dikerjakan untuk sementara waktu (misalnya pada Gagal Ginjal Akut) atau dapat pula untuk seumur hidup (misalnya pada Gagal Ginjal Kronik).
Hemodialisis berfungsi membuang produk-produk sisa metabolisme seperti potassium dan urea dari darah dengan menggunakan mesin dialiser. Mesin ini mampu berfungsi sebagai ginjal menggantikan ginjal penderita yang sudah rusak kerena penyakitnya, dengan menggunakanmesin itu selama 24 jam perminggu, penderita dapat memperpanjang hidupnya sampai batas waktu yang tidak tertentu.
Prinsip dari Hemodialisis adalah dengan menerapkan proses osmotis dan ultrafiltrasi pada ginjal buatan, dalam membuang sisa-sisa metabolisme tubuh. Pada hemodialisis, darah dipompa keluar dari tubuh lalu masuk kedalam mesin dialiser ( yang berfungsi sebagai ginjal buatan ) untuk dibersihkan dari zat-zat racun melalui proses difusi dan ultrafiltrasi oleh cairan khusus untuk dialisis (dialisat). Tekanan di dalam ruang dialisat lebih rendah dibandingkan dengan tekanan di dalam darah, sehingga cairan, limbah metabolik dan zat-zat racun di dalam darah disaring melalui selaput dan masuk ke dalam dialisat. Proses hemodialisis melibatkan difusi solute (zat terlarut) melalui suatu membrane semipermeable. Molekul zat terlarut (sisa metabolisme) dari kompartemen darah akan berpindah kedalam kompartemen dialisat setiap saat bila molekul zat terlarut dapat melewati membran semipermiabel demikian juga sebaliknya. Setelah dibersihkan, darah dialirkan kembali ke dalam tubuh.
Mesin hemodialisis (HD) terdiri dari pompa darah, sistem pengaturan larutan dialisat, dan sistem monitor. Pompa darah berfungsi untuk mengalirkan darah dari tempat tusukan vaskuler ke alat dializer. Dializer adalah tempat dimana proses HD berlangsung sehingga terjadi pertukaran zat-zat dan cairan dalam darah dan dialisat. Sedangkan tusukan vaskuler merupakan tempat keluarnya darah dari tubuh penderita menuju dializer dan selanjutnya kembali lagi ketubuh penderita. Kecepatan dapat di atur biasanya diantara 300-400 ml/menit. Lokasi pompa darah biasanya terletak antara monitor tekanan arteri dan monitor larutan dialisat. Larutan dialisat harus dipanaskan antara 34-39 C sebelum dialirkan kepada dializer. Suhu larutan dialisat yang terlalu rendah ataupun melebihi suhu tubuh dapat menimbulkan komplikasi. Sistem monitoring setiap mesin HD sangat penting untuk menjamin efektifitas proses dialisis dan keselamatan.
Dialisator tersedia dalam berbagai jenis ukuran. Dialisator yang ukurannya lebih besar mengalami peningkatan dalam membran area, dan biasanya akan memindahkan lebih banyak padatan daripada dialisator yang ukurannya lebih kecil, khususnya dalam tingkat aliran darah yang tinggi. Kebanyakan jenis dialisator memiliki permukaan membran area sekitar 0,8 sampai 2,2 meter persegi dan nilai KoA memiliki urutan dari mulai 500-1500ml/min. KoA yang dinyatakan dalam satuan ml/min dapat diperkirakan melalui pembersihan maksimum dari dialisator dalm tekanan darah yang sangat tinggi dari grafik tingkat alirannya. Secara singkat konsep fisika yang digunakan dalam hemodialisis adalah konsep fluida bergerak. Syarat fluida yang ideal yaitu cairan tidak viskous (tidak ada geseran dalam), keadaan tunak ( steady state ) atau melalui lintasan tertentu, mengalir secara stasioner, dan tidak termampatkan ( incompressible ) serta mengalir dalam jumlah cairan yang sama besarnya (kontinuitas).
Hemodialisis mempunyai beberapa keuntungan,diantaranya sebagai berikut :
1. Tidak ada nyeri/sakit selama prosedur.
2. Dilaksanakan secara santai, pasien bisa sambil makan/nonton TV, baca buku dll.
3. Hemodialisis sebagai terapi dapat meningkatkan kualitas hidup pasien dan memperpanjang usia.Namun, tindakan itu tak bebas risiko. Selain kesiapan tenaga kesehatan di unit dialisis untuk mengatasi komplikasi, kesiapan pasien secara psikologis dan dukungan keluarga berperan penting dalam keberhasilan hemodialisis.
4. Hemodialisis dapat sedini mungkin menghambat progresivitas penyakit. Yaitu, jika pengeluaran kreatinin 9-14 ml/menit/1,73 m2, baik pada penderita diabetes maupun nondiabetes. Hemodialisis bisa dimulai lebih awal pada pasien malnutrisi, pasien mengalami kelebihan cairan tubuh, penurunan kesadaran, kejang, radang kandung jantung, hiperkalemia (meningginya kadar kalium darah), serta asidosis metabolik berulang. Kreatinin adalah zat racun dalam darah, terdapat pada seseorang yang ginjalnya sudah tidak berfungsi dengan normal.
5. Hemodialisis dapat dilakukan pada pasien gagal ginjal akut dan gagalginjal kronik
6. Hemodialisis dapat dilakukan pada pasien gagal ginjal karena sumbatan batu yang akan menjalani operasi dan pasien yang menunggu cangkok ginjal.

Sabtu, 18 September 2010

Definisi Batu Ginjal

Batu ginjal adalah mineral yang keras dan material dari kristal yang terbentuk didalam ginjal atau saluran kencing. Batu-batu ginjal adalah penyebab yang umum dari darah dalam urin dan seringkali nyeri yang berat/parah pada perut, panggul, atau selangkangan. Batu-batu ginjal adakalanya disebut renal calculi. Satu dalam setiap 20 orang mengembangkan batu ginjal pada satu ketika dalam kehidupannya. Kondisi dari mempunyai batu-batu ginjal diistilahkan nephrolithiasis atau urolithiasis.
Penyebab Batu Ginjal
Batu-batu ginjal terbentuk ketika ada pengurangan dalam volume urin atau kelebihan senyawa-senyawa yang membentuk batu dalam urin. Tipe batu ginjal yang paling umum mengandung kalsium dalam kombinasi dengan oxalate atau phosphate. Senyawa-senyawa kimia lain yang dapat membentuk batu-batu dalam saluran kencing termasukasam urat (uric acid) dan amino acid cystine.
Dehidrasi melalui pemasukan cairan yang berkurang atau latihan yang berat tanpa penggantian cairan yang cukup meningkatkan risiko batu-batu ginjal. Rintangan pada aliran urin dapat juga menjurus pada pembentukan batu. Batu-batu ginjal dapat juga berakibat dari infeksi disaluran kencing; ini dikenal sebagai batu-batu struvite atau infeksi.
Pria-pria adalah paling mungkin mengembangkan batu-batu ginjal, dan orang-orang kulit putih adalah lebih sering dipengaruhi daripada orang-orang kulit hitam. Kelaziman dari batu-batu ginjal mulai meningkat ketika pria-pria mencapai umur empatpuluhannya, dan ia berlanjut untuk mendaki kedalam umur tujuhpuluhannya. Orang-orang yang telahmempunyai lebih dari satu batu ginjal cenderung mengembangkan lebih banyak batu-batu. Sejarah batu-batu ginjal keluarga juga adalah faktor risiko untuk mengembangkan batu-batu ginjal.
Sejumlah kondisi-kondisi yang berbeda dapat menjurus pada batu-batu ginjal:
1. Gout berakibat pada jumlah yang meningkat dari asam urat (uric acid)dalam urin dan dapat menjurus pada pembentukan batu-batu asam urat.
2. Hypercalciuria (kalsium yang tinggi dalam urin), kondisi yang diwariskan lainnya, menyebabkan batu-batu pada lebih dari separuh kasus-kasus. Pada kondisi ini, terlalu banyak kalsium diserap dari makanan dan dieskresikan kedalam urin, dimana ia mungkin membentuk batu-batu calcium phosphate atau calcium oxalate.
3. Kondisi-kondisi lain yang berhubungan dengan peningkatan risiko batu-batu ginjal termasuk hyperparathyroidism, penyakit-penyakit ginjal seperti renal tubular acidosis, dan beberapa kondisi-kondisi metabolik yang diwariskan termasuk cystinuria dan hyperoxaluria. Penyakit-penyakit kronis seperti diabetes dan tekanan darah tinggi (hipertensi) juga berhubungan dengan peningkatan risiko mengembangkan batu-batu ginjal.
4. Orang-orang dengan penyakit peradangan usus besar atau yang telahmempunyai bypass usus atau operasi ostomy adalah juga lebih mungkin mengembangkan batu-batu ginjal.
5. Beberapa obat-obat juga meningkatkan risiko batu-batu ginjal. Obat-obat ini termasuk beberapa diuretics, antacid-antacid yang mengandung kalsium, dan protease inhibitor Crixivan (indinavir), obatyang digunakan untuk merawat infeksi HIV.
Gejala-Gejala Batu-Batu Ginjal
Sementara beberapa batu-batu ginjal mungkin tidak menghasilkan gejala-gejala (dikenal sebagai "silent" stones), orang-orang yang mempunyai batu-batu ginjal seringkali melaporkan penimbulan yang mendadak dari nyeri kejang yang menyiksa pada punggung bagian bawahnya dan/atau pada sisi, selangkangan, atau perut. Perubahan-perubahan pada posisi tubuh tidak membebaskan nyeri ini. Nyeri secara khas turun naik/pasang surut dalam keparahannya, karakteristik dari nyeri colicky (nyeri yang adakalanya dirujuk sebagai renal colic). Ia mungkin begitu parah sehingga ia serikali disertai oleh mual dan muntah. Batu-batu ginjal juga secara karakteristik menyebabkan darah dalam urin. Jika infeksi hadir dalam saluran kencing bersama dengan batu-batu, mungkin ada demam dan kedinginan.
Mendiagnosa Batu-Batu Ginjal
Diagnosis dari batu-batu ginjal dicurigai oleh pola yang khas dari gejala-gejala ketika kemungkinan penyebab-penyebab lain dari nyeri perut atau panggul dikesampingkan. Tes-tes imaging biasanya dilakukan untuk mengkonfirmasi diagnosis. Helical CT scan tanpa material kontras adalah tes yang paling umum untuk mendeteksi batu-batu atau rintangan didalam saluran kencing. Dahulu, intravenous pyelogram (IVP; x-ray dari perut bersama dengan pemasukan dari zat pewarna kontras kedalam aliran darah) adalah tes yang paling umum digunakan untuk mendeteksi batu-batu saluran kencing, namun tes ini mempunyai risiko komplikasi-komplikasi yang lebih besar, memakan waktu lebih lama, dan melibatkan paparan radiasi yang lebih tinggi daripada helical CT scan yang tidak dikontraskan. Helical CT scans telah ditunjukan adalah alat diagnostik yang lebih efektif secara signifikan daripada IVP dalam diagnosis dari batu-batu ginjal atau saluran kencing.
Pada wanita-wanita hamil atau mereka yang harus menghindari paparan radiasi, pemeriksaan ultrasound mungkin dilakukan untuk membantu menegakan diagnosis.
Perawatan Batu-Batu Ginjal
Kebanyakan batu-batu ginjal akhirnya lewat melalui saluran kencing dengan sendirinya dalam 48 jam, dengan pemasukan cairan yang berlimpah. Obat-obat nyeri dapat diresepkan untuk pembebasan gejala.Ada beberapa faktor-faktor yang mempengaruhi kemampuan untuk melewatkan batu. Ini termasuk ukuran dari seseorang, sebelum lintasan batu, pembesaran prostat, kehamilan, dan ukuran dari batu. Batu 4 mm mempunyai 80% kesempatan dari lintasan sementara batu 5mm mempunyai 20% kesempatan. Batu-batu yang lebih besar dari 9-10mm jarang lewat dengan sendirinya dan biasanya memerlukan perawatan.
Beberpa obat-obat telah digunakan untuk meningkatkan angka-angka lintasan dari batu-batu ginjal. Ini termasuk calcium channel blockers seperti nifedipine dan alpha blockers seperti tamsulosin. Obat-obat ini mungkin diresepkan untuk beberapa orang-orang yang mempunyai batu-batu yang tidak secara cepat lewat melalui saluran kencing.  Untuk batu-batu ginjal yang tidak lewat dengan sendirinya, prosedur yang disebut lithotripsy seringkali digunakan. Pada prosedur ini, gelombang-gelombang kejut digunakan untuk memecah batu yang besar kedalam potongan-potongan yang lebih kecil yang kemudian dapat lewat melalui sistim urin.  Teknik-teknik operasi juga telah dikembangkan untuk mengangkat batu-batu ginjal. Ini mungkin dilakukan melalui sayatan kecil pada kulit (percutaneous nephrolithotomy) atau melalui alat yang dikenal sebagai ureteroscope yang dilewatkan melalui urethra dan kantong kemih keatas kedalam ureter.
Pencegahan Batu-Batu Ginjal
Daripada harus menjalani perawatan, adalah terbaik untuk menghindaribatu-batu ginjal pada tempat pertama. Adalah terutama bermanfaat untuk meminum lebih banyak air. The National Institutes of Health merekomendasikan meminum sampai 12 glas penuh air setiap hari, jikaanda telah mempunyai batu ginjal. Air membantu menguras senyawa-senyawa yang membentuk batu-batu di ginjal-ginjal.
Tergantung pada penyebab dari batu-batu ginjal dan sejarah medis seseorang, perubahan-perubahan diet atau obat-obat adakalanya direkomendasi untuk mengurangi kemungkinan mengembangkan lebih jauh batu-batu ginjal. Adalah terutama bermanfaat, jika sseorang telah mengeluarkan sebuah batu, untuk mendapatkan batunya diperiksa dalam laboratorium untuk menentukan tipe yang tepat dari batu sehingga tindakan-tindakan pencegahan spesifik dapat dipertimbangkan.

Jumat, 10 September 2010

Bahasa Jawa Go Internasional

Terjemahan Boso Jowo Lagu2 Inggris

1. All out of love (Air Supply) = Katresnan kebablasan
2. Goodbye (Air Supply) = Minggat
3. Lost in love (Air Supply) = Wes ora tresno
4. Making love out of nothing at all (Air Supply) = Gelo (jebule ora dibayar)
5. Grease (Bee Gees) = Kinclong
6. How deep is your love (Bee Gees) = Duwekmu kok jero ‘men
7. I started a joke (Bee Gees) = Wiwit ndagel
8. In the morning (Bee Gees) = Isuk utuk2
9. Saturday night fever (Bee Gees) = Meriang ning nekat ngapel
10.Summertime (jazz) = Loro Panas
11.MStayin’ alive (Bee Gees) = Ora iso mati
12.Words (Bee Gees) = Nggedabrus
13.More than words (Extreme) = Nggedabruse pol
14.Highway star (Deep Purple) = Jago trek-trek’an
15.Smoke on the water (Deep Purple) = Umeb (album ‘Nggodog Wedang’)
16.Soldier of fortune (Deep Purple) = Prajurit raiso mati
17.Mama (Genesis) = Mak’e
18.Another day in paradise (Phill Collins) = Suk ’mben ing swargo
19.Againts all odds (Phill Collins) = Ongko Ganep (Odds=ganjil)
20.All night long (Lionel Richie) = Lek-lek’an(ngebyar)
21.Still (Lionel Richie) = Isih (durung entek)
22.Stuck on you (Lionel Richie) = Kecanthol
23.Truly (Lionel Richie) = Tenan’e
24.Like a virgin (Madonna) = Ketok’e perawan
25.Don’t cry for me, Argentina (Madonna) = Ojo nangis, Sragen
26.Billy Jean (Michael Jackson) = Tuku clono Levis
27.Black & white (Michael Jackson) = Sebrangan dalan/zebra cross
28.Killing me softly (Roberta Flack) = Di-ithik-ithik sak-modar’e
29.Release me (Engelbert Humperdinck) = Cul’na aku
30.My way (Frank Sinatra) = Sak-karepku
Hands clean (Alanis Morissette) = Wisuh
Believe ( Cher ) = percoyo
I still believe (Brenda K Star) = Ngengkelan
Shy guy (Diana King) = Clingus
Wild woman (Michael Learns to Rock) = Morotuwo
Torn (Natallie Imbruglia) = Suwek / dedel duel
Don’t speak (No Doubt) = Meneng’a wae
La copa de la vida (Ricky Martin) = Ayo bal-balan
Something stupid (R William & Nicole K ) = nggobloki
Kiss me (Sixpence None The Richer) = Kismis
Viva forever (Spice Girls) = Ketagihan wedak Viva
Uptown girl (Westlife) = Wong wedok nggunung
Don’t stop me now (Queen) = Ojo Nggandoli
Bohemian rhapsody (Queen) = Bu Hemi nge’Rap’
We will rock you (Queen) = Balang2an watu
Always (Bon Jovi) = Mesti ngono
Alone (Heart) = Ijenan (album ‘Kendel tenan’)
Self control (Laura Branigan) = Poso
Warrior (Pat Benatar) = Sepatu basket
The temple of the king (Rainbow) = Candi
Sailing (Rod Stewart) = Iseh Eling (ora edan)
Jump (Van Halen) = Njondil (album ‘Kaget’)
Almost unreal (Roxette) = Ora umum
Black magic woman (Santana) = Mak Lampir
Smooth (Santana) = Lunyu (album ‘Kepleset’)
Always somewhere (Scorpion) = Mblayang wae
Still loving you (Scorpion) = Ra duwe isin
So young (The Corrs) = Bocah SD
After all (Al Jarreau) = Entek2an
Forever young (Alphaville) = Awet enom
Woman in love (Barbra Streisand) = Suminten edan
Suddenly ( Billy Ocean ) = Mak-jegagik / uJUG uJUG
If (Bread) = Yen
My heart will go on (Celine Dion) = Loro hepatitis
The prayer (Andrea Bocelli & Celine Dion) = Mbah Modin
I’ve never been to me (Charlene) = Ora pernah kenal Tomi
Hard to say I’m sorry ( Chicago ) = Kisinan
Zombie (Cranberries) = Gendruwo
Boulevard (Dan Byrd) = Dalan gede
Lady Valentine (David Gates) = Putri Solo
Emotion (Destiny’s Child) = Muntab
If we hold on together (Diana Ross) = Yen Gegandengan tangan
It’s you (Dionne W & Stevie W) = Jebul sliramu
Hotel California (Eagles) = Losmen Kali Pepe
Big big world (Emilia) = Donya’ne gedhe banget
In your eyes (George Benson) = Blobok
Careless whisper (George Michael) = Seneng rasan2
All I am (Heatwave) = Serakah
I don’t have the heart (James Ingram) = Rempela thok
Just once (James Ingram) = Sepisan wae
Beautiful girl (Jose Mari Chan) = Cah ayu
To all the girls I loved before (Julio Iglesias) = Kanggo randha- randhaku
Dust in the wind ( Kansas ) = Lesus nggawa bledug
Pretty boy (M2M) = Banci
Smile again (Manhatan Transfer) = Ayo ngguyu (Waljinah)
Paint my love (Michael Learns to Rock) = Nge-cet omahe pacar
I’ll be here waiting for you (Richard Marx) = Dak-cegat nyang kene
2 Become 1 (Spice Girls) = loro Kari siji
Babe ( Styx ) = Maratuwa
Mermaid (Tatsuro Yamash*ta) = Iwak ayu
Lea (Toto) = Liyo (ora podo)
Just the way you are (Billy Joel) = Sak-karepmu
Smoke gets in your eyes (jazz) = Kakehan ngrokok
Long train running (Doobie W) = Kepancal Sepur
All blues (George Benson) = Kelunturan (biru kabeh)
O Danny boy (tradisional Irlandia) = Jebul’e anake Dani!
Blueberry hill (Louis Armstrong) = Gunung Pare
owner of a lonely heart = ono rondo liwat
close to the edge = meh nyemplung
that, that is = yo nggih niku
nous sommes du soleil = seneng dolan
it can happen = morodadi
in your eyes (gabriel) = matttamu
-Here Comes The Flood = kebanjiran
-Mood For A Day = ngemut permen ra entek2
-Turn It On Again = Timbang golek alung balen
-In The Cage = jerone sarung
-C'est la Vie = Selawe

Rabu, 08 September 2010

Bantu Dorong Dooong.... .

Ketika sepasang suami istri sedang tidur nyenyak, ada yang ngetuk pintu rumahnya. Sang suami yang bangun melihat jam wekernya yang menunjukka n pukul setengah empat pagi, "Ah buat apa juga dijawab," pikirnya. Ketukan pintu semakin keras dan si istrinya menyuruhny a membuka pintu. Dengan setengah tidur,

Si suami membuka pintu dan melihat di depannya seorang laki-laki berdiri sempoyonga n dengan nafas bau alkohol.

"Bantu dorong dong" kata si pria dengan suara maboknya. "Gila kau, jam sepagi ini. No way!" Kata lelaki pemilik rumah dengan kesal."Orang lagi enak-enak tidur". Lalu ia kembali ke kamar dan bercerita pada istri.

Namun si istri langsung memarahiny a, "Kamu gimana sih, nggak mau bantu orang dalam kesulitan. Ingat nggak waktu mobil kita mogok terus kamu harus gedor-gedo r pintu orang minta tolong dorongin mobil.Mana tengah malam lagi! Ayo sana, bantu dia dorongin!"

Sang suami bersikeras menolak, "Biar saja, orangnya mabok begitu," tegasnya.

Namun si istri nggak berhenti-hentinya dengan ceramahnya sehingga sang suami akhirnya beranjak dari tempat tidur, ganti baju dan membuka pintu depan.

"Heey!" teriaknya ke jalanan yang terlihat gelap dan sepi. "Masih perlu bantuan dorong, nggak?"

Dalam kegelapan ia mendengar jawaban,"Iya, bantuin dong!"

Sang suami teriak lagi, "Kamunya ada dimana?"

Si mabok menjawab, "Aku disini, di halaman, di atas ayunan!"