A. Tahapan siklus kehidupan reproduksi
Masa remaja : hormon estrogen pada
perempuan menyebabkan payudara menonjol sedangkan hormone androgen pada
laki-laki menyebabkan kumis tumbuh. Ini merupakan ciri-ciri seks sekunder yang
berbeda antara perempuan dan laki-laki.
Masa usia subur (15-49 tahun) ; fungsi alat reproduksi perempuan seperti rahim untuk mengandung
hasil pembuahan (janin). Vagina untuk jalan lahir bayi, dan payudara untuk
menyusui (mengeluarkan Air Susu Ibu) yang tidak dimiliki oleh laki-laki.
Masa menopause : mendekati akhir masa usia subur (40-49
tahun), risiko rahim, juga hanya ditemui pada perempuan. Sedangkan keganasan
pada kelenjar prostrate hanya terdapat pada laki-laki.
B. Metode Kontrasepsi Rasional
Tersedia berbagai jenis alat dan metoda kontrasepsi yang
dapat digunakan oleh Pasangan Usia Subur dalam upaya pencegahan kehamilan yang
tidak diinginkan. Setiap alat atau metoda kontrasepsi memiliki cara kerja yang
spesifik, sehingga perlu dilakukan pemeriksaan terlebih dahulu bagi calon
pemakainya guna menilai kesesuainnya. Selain itu untuk memilih jenis
kontrasepsi perlu dipertimbangkan mengenai tujuan pemakaian alat kontrasepsi
tersebut.
Terdapat perbedaan tujuan pemakaian alat kontrasepsi
menurut tingkat usia dari PUS yang memakainya. Pada usia dibawah 20 tahun
dimaksudkan untuk menunda kehamilan pertama, antara usia 20 sampai 35 tahun
untuk menjarangkan kehamilan, sedangkan diatas 35 tahun untuk menghentikan
kesuburan.
Daftar
alat/metoda kontrasepsi yang dianjurkan untuk masing-masing tahap:
- Menununda
kehamilan:
1.
Kondom
2.
Pil KB
3.
AKDR
- Menjarangkan
kehamilan:
1.
AKDR
2.
Pil KB
3.
Suntik KB
4.
Implan
5.
Kondom
- Menghentikan
kehamilan:
·
AKDR
·
Kontap
·
Implan
·
Suntik KB
·
Pil KB
·
Kondom
C. Peran Serta Pria Dalam Program KB
Keikutsertaan dalam program keluarga
berencana merupakan tanggung jawab pasangan suami istri, dan bukannya hanya
beban dari si istri saja. Peran serta kaum pria dalam mensukseskan program
nasional keluarga berencana tidak boleh berhenti hanya sampai tahap memberikan
ijin kepada istrinya, dan mengantar istrinya pada waktu pelayanan KB saja. Kaum
pria harus juga secara aktif memanfaatkan pelayanan kontrasepsi khusus bagi
pria.
Memang ketersediaan sarana pelayanan
kontrasepsi bagi kaum pria sangat terbatas bila dibandingkan jenis-jenis
kontrasepsi bagi perempuan. Kontrasepsi kondom yang sudah tersedia sejak jaman
dahulu kala masih banyak dipengaruhi oleh stigma di kalnagn masyarakat yang
dikaitkan dengan hubungan seksual di luar pernikahan. Sedangakan kontrasepsi
mantap bagi pria sering disalahartikan dengan pengertian pengebirian sehingga
kurang diminati oleh kaum pria maupun pasangannya.
D. MACAM-MACAM KONTRASEPSI
1. IMPLANT
Pengertian
Implant adalah 1atau 6 kapsul
(seperti korek api) yang dimaksukkan ke bawah kulit lengan atas secara perlahan
melepaskan hormon progesteron selama 3 atau 5 tahun.
Cara kerja
·
Menghambat
terjadinya ovulasi
·
Menyebabkan
endometrium/selaput lender tidak siap untuk nidasi/menerima pembuahan.
·
Mempertebal
lendir serviks/rahim
·
Menipiskan
lapisan endometrium/selaput lendir.
Keuntungan
·
Tidak menekan
produksi ASi
·
Praktis,
efektif
·
Tidak harus
mengingat-ingat.
·
Masa pakai
jangka panjang
·
Kesuburan
cepat kembali setelah pengangkatan
·
Dapat
digunakan oleh ibu yang tidak cocok dengan hormon estrogen.
Kerugian
·
Susuk KB/implant
harus dipasang dan diangkat oleh petugas kesehatan yang terlatih.
·
Dapat
menyebabkan pola haid berubah.
·
Pemakai tidak
dapat menghentikan pemakaiannya sendiri.
Cara pemasangan
·
Saat
pemasangan yang tepat adalah pada saat haid atau 1-2 bulan hari setelah
menstruasi.
Yang tidak boleh
menggunakan/kontra indikasi
·
Hamil dan
diduga hamil
·
Perdarahan
pada vagina yang tidak diketahui sebabnya.
·
Penyakit
jantung, varises, kencing manis, darah tinggi,dan kanker.
Efek/akibat samping
·
Gangguan
siklus haid
·
Keluar bercak-bercak
darah atau pendarahan yang lebih banyak selama menstruasi
·
Pusing, mual
(jarang terjadi)
·
Perubahan
berat badan.
Tempat pelayanan
·
Rumah sakit,
klinik, puskesmas.
·
Dokter, bidan
swasta.
2. IUD
Pengertian
IUD adalah alat kontrasepsi yang
dimasuakn ke dalam rahim yang bentuknya bermacam-macam, terbuat dari plastik,
plastik yang dililit tembaga atau tembaga bercampur perak yang dapat berisi
hormon. Waktu penggunaannya bisa mencapai 10 tahun.
Cara Kerja
ü Mencegah masuknya spermatozoa / sel mani ke saluran
tuba.
ü Lilitan logam menyebabakan reaksi anti fertilitas.
Keuntungan
·
Praktis dan
ekonomis.
·
Efektivitas
tinggi ( angka kegagalan kecil )
·
Kesuburan
segera kembali jika di buka.
·
Tidak harus
mengingat seperti kontrasepsi pil.
·
Tidak
mengganggu pemberian ASI.
Kerugian
·
Dapat keluar
sendiri jika ukuran IUD tidak cocok dengan ukuran rahim pemakai.
Cara Penggunaan
v IUD dapat langsung dipasang pada saat haid pemakai
menjelang berakhir.
Yang Tidak Boleh Menggunakan / Kontra indikasi :
Ø Kehamilan
Ø Gangguan pendarahan
Ø Peradangan alat kelamin
Ø Kecurigaan kanker pada alat kelamin
Ø Tumor jinak rahim
Ø Radang panggul
Efek / Akibat samping :
o
Terjadi
pendarahan yang lebih banyak dan lebih lama pada masa mentruasi.
o
Keluar
bercak-bercak darah (spoting) setelah 1 atau 2 hari pemasangan.
o
Keram / nyeri
selam mentruasi.
o
Keputihan
Tempat Pelayanan
v Rumah sakit
v Klinik KB
v Puskesmas
v Tim Keluarga Berencana Keliling (TKBK)
v Dokter, bidan swasta.
3. TUBEKTOMI
Pengertian
Tubektomi adalah kontrasepsi permanen
perempuan untuk mereka yang tidak menginginkan anak lagi. Dalam pelaksanaannya
nanti, pemakai harus menandatangani surat persetujuan yang juga harus ditanda
tangani oleh suami.
Cara kerja
v Menghambat perjalanan sel telur perempuan sehingga
tidak dapat dibuahi oleh sperma.
Keuntungan
·
Efektifitas
langsung setelah sterilisasi.
·
Permanen.
·
Tidak ada
efek samping jangka panjang.
·
Tidak
mengganggu hubungan seksual.
Kerugian
·
Resiko dan
efek samping bedah tetap ada.
Yang Tidak Boleh Menggunakan / Kontra
Indikasi :
1. penyakit jantung
2. Penyakit paru-paru
3. Hernia diagfragmatika / turunnya rongga dada.
4. Hernia umbilikal / turunnya tali pusar.
5. Peritonitis akut / radang akut selaput perut.
6. Berat badan lebih dari 70 kg
Tempat pelayanan :
·
Rumah sakit
4. VASEKTOMI
Pengertian
Vasektomi adalah kontrasepsi permanen
laki-laki untuk mereka yang tidak menginginkan anak lagi.Dalam pelaksanaanya
nanti, pemakai harus menandatangani surat persetujuan yang juga harus di tanda
tangani oleh isterinya.
Cara kerja
· Menghalangi trandport spermatozoa/jalannya sel
mani pria sehingga tidak dapat membuahi sel telur.
Keuntungan
o
Tidak ada
mortalitas atau kematian
o
Morbiditas/komplikasi
penyakit lain kecil sekali.
o
Pasien tidak
perlu di rawat di rumah sakit
o
Tidak
menggangu hubungan seksual
o
Tidak ada
resiko kesehatan
o
Tidak harus di
ingat-ingat, tidak harus srlalu ada persediaan
o
Sifatnya
permanen
Kerugian
Ø Harus dengan tindakan pembedahan
Ø Harus memakai kontrasepsi lain (kondom) selama
beberapa hari atau minggu sampai sel mani menjadi negatif
Ø Tidak dapat dilakukan pada orang yang masih ingin
mempunyai anak lagi
Kontra indikasi
§ Peradangan kulit atau jamur di daerah kemaluan
§ Peradangan pada alat kelamin pria
§ Penyakit kencing manis
§ Kelainan mekanisme pembekuan darah
Efek samping
Tempat pelayanan
· Rumah sakit
· Puskesmas, klinik KB yang mempunyai tenaga
terlatih untuk melakukan vasektomi
· Dokter, specialis bedah
5. KONDOM
Pengertian
Komdom adalah sarung karet tipis penutup penis yang
menampung cairan sperma pada saat pria berejakulasi.
Cara Kerja
ü Mencegah pertemuan spermatozoa / sel mani dengan ovum / sel telur
pada waktu bersenggama.
ü Penghalang kontak langsung dengan cairan terinfeksi.
Keuntungan
·
Murah, mudah didapat, tidak perlu
resep dokter.
·
Mudah dipakai sendiri.
·
Dapat mencegah penularan
penyakit kelamin.
Kerugian
v Selalu harus memakai kondom yang baru.
v Selalu harus ada persediaan .
v Kadang – kadang ada yang tidak tahan (alergi) terhadap karetnya.
v Tingkat kegagalannya cukuptinggi, bila terlambat memakainya.
v Sobek bila memasukkannya tergesa-gesa.
v Menggangu kenyamanan bersenggama.
Cara penggunaan
o
Dengan cara menyarungkannya
pada alat kelamin laki-laki yang sudah tegang (keras) dari ujung zakar (penis)
sampai kepangkalnya pada saat akan bersenggama. Sesudah selesai senggama, agar
segera dikeluarkan dari liang senggama, sebelum zakar menjadi lemas.
Efek samping
§ Alergi terhadap karet.
Tempat
mendapatkan
v Rumah Sakit
v Klinik KB, Puskesmas
v Tim Keluarga Berencana Keliling (TKBK), Pos Alat Keluarga Berencana
Desa (PAKBD), Pembantu Petugas Keluarga Berencana Desa (PKKBD).
v Apotik
v Dokter, Bidan Swasta
Kunjungan ulang
Ø Jika persediaan habis,Pemakai dapat kembali ke klinik.
6. SUNTIKAN KB
Pengertian
Suntikan KB adalah hormone progesterone yang di suntikan
ke bokong atau otot panggul lengan atas setiap 3 bulan atau hormone esterogen
yang disuntikan setiap 1 bulan sekali.
Cara Kerja
Ø Mencegah lepasnya sel telur dari indung telur perempuan.
Ø Mengentalkan lender mulut rahim, sehingga spermatozoa (sel mani)
tidak masuk ke dalam rahim.
Ø Menipiskan endometrium / selaput lendir sehingga tidak siap untuk
kehamilan.
Keuntungan
o Praktis, efektif dan aman.
o Tidak mempengaruhi ASI, cocok digunakan untuk ibu menyusui.
o Tidak terbatas umur.
Kerugian
v Kembalinya kesuburan agak telat.
v Harus kembali ke tempat
pelayanan.
v Tidak dianjurkan bagi penderita kanker, darah tinggi, jantung dan
lever/hati.
Cara penggunaan
Kontra indikasi
ü Hamil
ü Perdarahan di vagina yang tidak tahu sebabnya.
ü Tumor.
ü Penyakit jantung, lever, darah tinggi, kencing manis.
ü Sedang menyusui bayi kurang dari 6 minggu.
Efek Samping
o Pusing, mual (jarang terjadi)
o Kadang-kadang menstruasi keluar selama 3 bulan pertama
o Kadang-kadang terjadi pendarahan yang lebih banyak pada saat
menstruasi.
o Keputihan.
o Perubahan berat badan.
Tempat Mendapatkan
§ Rumah sakit, klinik, puskesmas
§ Dokter, Bidan Swasta
7. PIL KB
Pengertian
Hormon yang mengandung estrogen dan progesterone atau
progesterone saja yang diminum setiap hari selama 21 atau 28 hari.
Cara kerja
·
Menekan ovulasi yang akan
mencegah lepasnya sel telur perempuan dari indung telur
·
Mengendalikan lendir mulut
rahim sehingga sel mani/sperma tidak dapat masuk ke dalam rahim
·
Menipiskan lapisan
endometrium/selaput lendir di vagina.
Keuntungan
v Kesuburan segera kembali.
v Mengurangi rasa kejang/nyeri perut waktu haid.
v Terlindung dari penyakit radang panggul dan kehamilan di luar rahim.
v Mudah menggunakannya.
v Mencegah anemia defesiansi zat besi/kekurangan darah.
v Mengurangi resiko kanker ovarium/kandungan.
v Cocok di gunakan untuk menunda kehamilan dari PUS muda.
v Produksi ASI tidak berpengaruh untuk pil yang mengandung
progesteron.
Kerugian
Cara Penggunan
o Pil pertama di minum pada hari kelima haid, seterusnya
berturut-turut setiap hari satu pil. Jika pemakai lupa meminumnya 1 hari maka
segera minum 2 tablet keesokan harinya. Jika lupa lebih dari 2 hari pemakai
harus meminumnya lagi setelahhaid berikutnya, kecuali jika pemakai yakin sedang
tidak hamil.
Kontra indikasi
ü Tidak dianjurkan bagi mereka yang mempunyai penyakit, seperti lever,
tumor, jantung, varises.
ü Menyusui, kecuali pil mini.
ü Pernah sakit jantung.
ü Tumor
ü Pendarahan di vagina yang tidak di ketahui penyebabnya
ü Migrant/sakit kepala sebelah.
Efek samping
§ Perdarahan, terjadi bercak-bercak darah (spotting) di antara masa
haid pada awal pemakaian pil.
§ Pusing, mual pada minggu-minggu pertama pemakaian.
§ Air susu berkurang untuk yang menggunakan pil yang mengandung
estrogen.
§ Perubahan berat badan
§ Kloasma/flek.
Tempat mendapatkan
o Pos Alat Keluarga Berencana Desa (PAKBD), Pembantu Petugas Keluarga
Berencana Desa (PPKBD), Tim Keluarga Berencana Keliling (TKBK).
o Rumah sakit, klinik KB
o Apotik
Tidak ada komentar:
Posting Komentar