Sabtu, 15 Agustus 2009

Meditasi “POWER OF NOW”


Kenyataan (realita) yang terjadi di dalam hidup kita bernilai sangat relatif.
  • Kenyataan yang diterima oleh sensasi fisik belum tentu sama dengan kenyataan yang dialami/dirasakan oleh pikiran kita.
  • Begitu juga dengan kenyataan yang dialami oleh pikiran belum tentu juga sama dengan kenyataan yang dialami oleh perasaan kita.

Ketimpangan dalam menerima realita pada kesadaran (fisik, pikiran dan perasaan) inilah yang sering membuat diri kita bingung, gundah, emosi, SEHINGGA kita sering merasa bahwa kenyataan yang dihadapkan ke kita SAAT INI, tidak sesuai dengan apa yang kita harapkan…

Mengapa terjadi demikian..??
  • karena pada saat kita berada di moment SAAT INI, pikiran kita tidak bersama-sama dengan kita, artinya pikiran kita melambung tinggi seakan-akan ke masa lalu kita yang penuh duka ataupun suka, memori-memori traumatik dll;
  • atau berlari ke masa depan yang penuh dengan pengharapan, cita-cita dan bahkan ketakutan-ketakutan dalam mengarungi kehidupan di masa depan.......

Dengan semakin bertumpuknya memori atau bayang-bayang tentang masa lalu dan masa depan.., kita lupa dan selalu lupa untuk bisa merasakan keadaan kita di masa KINI, dimana kita bisa merasakan keber-ADA-an kita ... ^_^
  • Ke-ADA-an saat kita berNAFAS,
  • segala pemandangan yang ADA di depan kita..., baik melihat saudara2 kita, orang tua kita, alam sekitar .... 
  • dan segalanya yg secara LANGSUNG kita tangkap melalui semua panca indera kita.

Hal-hal kecil di SAAT INI dan di sekeliling kita inilah yang sering kali kita lupakan, yah.... sekali lagi PIKIRAN terlalu mendominasi. 
Akan ada kebahagiaan, kedamaian, dan keutuhan dalam diri jika kita bisa benar-benar merasakan ke-ADA-an kita di-SAAT INI, dimana akan tercipta KESELARASAN antara fisik, pikiran, dan perasaan pada satu momen saja yaitu ”SAAT INI / NOW”.

Di bawah ini kami share ke teman-teman semua serangkaian tips kecil untuk kita bisa kembali merasakan ”THE POWER OF NOW” pada diri kita, yang nantinya diharapkan bisa untuk lebih memfokuskan apa yang sebenarnya akan kita perbuat dalam hidup ini, sebab kejernihan dalam ”melihat sebuah realita” pasti akan muncul setelahnya....
  
MEDITASI

Permulaan:
  1. Sikap badan : BEBAS boleh duduk bersila, duduk di kursi, rebahan, sambil jalan, ataupun sambil melakukan aktivitas apapun.
  2. Semua panca indra diaktifkan (mode ON) artinya menerima semua apapun yang bisa tertangkap oleh semua panca indera SAAT INI.
Inti:
  1. Hiruplah nafas agak dalam di SAAT INI dan rasakan benar-benar melalui hidung bahwa udara itu ada, nyata, berwujud dan mengalir ke dada…, rasakan keberadaan udara di SAAT INI.., kemudian buanglah nafas perlahan-lahan, seirama dengan sewaktu menarik nafas. Lakukan beberapa kali hingga benar-benar bisa meyakini bahwa udara benar-benar terasa dan ada padaSAAT INI.
  2. Pandanglah sekeliling Anda, pandanglah benda-benda yg terlihat, pandanglah orang-orang di sekeliling Anda dan hanya pada SAAT INI…, benar-benar meyakini apa yang terlihat adalah segala yang benar-benar ADA di SAAT INI.
  3. Bukalah pendengaran Anda, terima apapun yang terdengar oleh indera pendengaran Anda, janganlah menolak keberadaan suara itu, apapun yang terdengar adalah apa yang benar-benar nyata pada SAAT INI
  4. Bukalah indera perasa Anda, rasakan di SAAT INI seluruh permukaan kulit Anda menerima rangsangan dari sensasi alam, bisa panas, dingin, sejuk, ataupun gerah.., ya kita hanya bertugas untuk menerima saja
  5. Terima apapun yg ditangkap oleh panca indera Anda, rasakanlah keutuhan Anda, rasakanlah keberadaan keseluruhan fisik Anda, pikiran Anda, dan perasaan Anda SAAT INI juga.., ya hanya di SAAT INI
  6. Rengkuhlah semua DAYA yang tercipta pada moment SAAT INI, rasakan daya utuh itu sebagai kekuatan Anda, identitas Anda, melampaui alam pikiran….. ya karena secara otomatis pikiran kita akan hening dan tenang

Penutup
  1. Ucapkan terima kasih kepada Yang Maha Kuasa, kemudian kepada tubuh fisik Anda, pikiran Anda dan perasaan Anda, sekali lagi ucapkan terima kasih pada DIRI ANDA di SAAT INI
  2. selesai.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar