Kamis, 15 Oktober 2009

DIA LUPA BETAPA BERHARGANYA DIA

Ketika Tuhan menciptakan wanita, Dia lembur pada hari ke-enam
Malaikat datang dan bertanya, ” Mengapa begitu lama, Tuhan?”
Tuhan Menjawab :
“Sudahkan engkau lihat semua detail yang saya buat untuk menciptakan mereka?”
Malaikat itu takjub.
“Hanya dengan dua tangan?…impossible!”
“Sudahlah TUHAN, cukup dulu untuk hari ini, besok kita lanjutkan lagi untuk menyempurnakannya.”
“Oh…Tidak, SAYA akan menyelesaikan ciptaan ini, karena ini adalah ciptaan favorit SAYA.”
“O yah… Dia juga akan mampu menyembuhkan dirinya sendiri, dan bisa bekerja 18 jam sehari.”
Malaikat mendekat dan mengamati bentuk wanita ciptaan TUHAN itu.
“Tapi ENGKAU membuatnya begitu lembut TUHAN?”
“Ya…SAYA membuatnya lembut. TAPI engkau belum bisa bayangkan kekuatan yang SAYA berikan agar mereka dapat mengatasi banyak hal yang luar biasa.”
Malaikat itu menyentuh dagunya…
“TUHAN, ENGKAU buat ciptaan ini kelihatan lelah dan rapuh! seolah terlalu banyak beban baginya.”
“Itu bukan lelah atau rapuh…itu air mata,” koreksi TUHAN
“Untuk apa?”, tanya malaikat
TUHAN melanjutkan :
“Air mata adalah salah satu cara dia mengekspressikan kegembiraan, kegalauan, cinta, kesepian, penderitaan dan kebanggaan.”
“Luar biasa, ENGKAU jenius TUHAN” kata malaikat.
“ENGKAU memikirkan segala sesuatunya, wanita ciptaanMU ini akan sungguh menakjubkan!”
Ya mesti…!
Wanita ini akan mempunyai kekuatan mempesona laki-laki. Dia dapat mengatasi beban bahkan melebihi laki-laki,
Dia mampu menyimpan kebahagiaan dan pendapatnya sendiri.
Dia mampu tersenyum bahkan saat hatinya menjerit.
Mampu menyanyi saat menangis, menangis saat terharu, bahkan tertawa saat ketakutan
Dia berkorban demi orang yang dicintainya.
Mampu berdiri melawan ketidakadilan.
Dia tidak menolak kalau melihat yang lebih baik.
Dia menerjunkan dirinya untuk keluarganya.
Dia menangis saat melihat anaknya adalah pemenang.
Tetapi dia selalu punya kekuatan untuk mengatasi hidup.
Dia tahu bahwa sebuah ciuman dan pelukan dapat menyembuhkan luka.
Hanya ada satu hal yang kurang dari wanita :
DIA LUPA BETAPA BERHARGANYA DIA…

Tidak ada komentar:

Posting Komentar