Minggu, 29 November 2009

Fakta MEMALUKAN yang terjadi pada Manusia Ind-ONE-sia

1.Teknologi .:
  • Merasa paling ganteng dan cantik sejagad maya, aslinya sih buruk rupa..
  • Sok kecantikan ntar diculik lho..
  • Menciptakan model dan fotografer professional dalam semalam.
  • Tempatnya orang tidak menjadi dirinya sendiri.
  • Biar kondor asal kesohor, masyarakat mayoritas menengah kebawah dengan daya beli konsumtif perangkat teknologi yang tinggi.
  • Menjadikan teknologi sebagai status sosial tanpa mengenal fungsi dan manfaat.
  • Penyalahgunaan teknologi akibat dari ketidaksiapan pendidikan dan pengetahuan.

  2.Pendidikan .:
  • Kelas mirip ama kandang ayam, tempat makan ama berak tersedia, bedanya gak ada tempat bertelor doang.
  • Mutu pendidikan cuma cukup sebagai bekal jadi jongos.
  • Pembodohan generasi penerus bangsa ditanamkan sejak dini.
  • Dana bantuan pendidikan yg gak bikin pinter malah dikorupsi pula..
  • Yang ngajar laper, yang diajar kelenger.

  3.Budaya .:
  • Latah berkoar” mempertahankan kekayaan seni budaya setelah dicuri ama malingsia. Inget, pencuri gak bakal bisa ngambil sesuatu yang dijaga ama pemiliknya gan..
  • Ketertarikan, keperdulian dan kecintaan bangsa asing akan senibudaya Indonesia lebih besar dibanding anak negeri.
  • Di negeri orang seni budaya jadi pertunjukan bergengsi, di negeri sendiri jadi bahan ngamen.
  • Bangga berbudaya barat tanpa mencintai budaya sendiri.
  • Budayakan murah senyum dan ramah tamah, gak nyadar kalo sedang dijajah.
  • Beragam suku, etnis dan kebudayaan yang berbeda sebagai bom waktu yang siap meledakkan peperangan antar suku.

4.Pertelevisian.:
  • Suguhan informasi yang fiktif demi shaf terdepan.
  • Berbondong” bikin program acara menjual mimpi.
  • Maraknya sinetron tolol yang dibuat berdasarkan cerita fiksi dengan kebodohan yang betul” nyata.
  • Reality Show yang lebih mengarah pada kebohongan publik. Temen ane pernah maen untuk beberapa episode..
  • Maraknya infotainment yang isinya mengumbar aib orang dan info yang gak penting. Malah presenternya ndiri yg bermasalah..
  • Jin ditangkepin, koruptor dilepasin.

5.Selebritas.:
  • Sekelompok manusia yang dianugrahi kelebihan fisik, sebagai gantinya jatah otak dikurangin..
  • Banyaknya aktris dan aktor yang dengan bangga bermain dalam sinetron sampah. Materi dan bobot cerita gak mutu, yang penting masi laku..
  • kimpoi aja ama bule, pasti anaknya bakal masuk tipi.

6.Politik.:
  • Sekumpulan kaum intelek yang berahlak tel*k.
  • Taman kanak kanak versi manula.
  • Wakil rakyat, realisasi dari mimpi seluruh rakyat yang berkhayal hidup enak. Makannya gak usah ngimpi kaya, udah ada yang wakilin..

7.Sosial Ekonomi.:
  • Keadilan sosial akan kemiskinan yang secara merata.
  • Kehidupan belangsak jadi alasan kriminal.
  • Yang haram aja susah, apa lagi yang halal.
  • Gak bisa makan sehari bunuh diri.
  • Otak cuma buat ngeberatin kepala, malah sarimin pergi kepasar yang disuruh nyari duit..
  • Rasis sebagai buah hasil tanam dari orde lama.
  • Mau jadi babu di negeri orang atau jadi jongos di negeri sendiri, tinggal nunggu waktu..

8.Hukum.:
Indonesia adalah negara hukum yang sudah sangat sangat terlalu banyak terjadi pelanggaran hukum. 
Apa arti keadilan bagi Negara Indonesia? Keadilan adalah bahasa akhirat. Karena itu keadilan tidak akan pernah terjadi di Indonesia sampai kiamat..

9.Agama.:
  • Munculnya oknum arogan yang seakan paling suci sebagai ahli surga.
  • Muncul aliran sesat yang berkitabkan atas dasar pemikiran mahluk.
  • Barter keyakinan nenek moyang ama 5 bungkus mie keriting tanpa telor.
  • Ilmu tanpa agama dan agama tanpa ilmu menjadikan masyarakat sebagai penjajah dalam negri dan pasukan berani mati dalam ketololan..

10.Alam.:
  • Punya iklim ramah, malah jadinya pemalas
  • Negara maritim, tapi pasokan listrik kurang
  • Negara maritim, tapi garam impor
  • Negara agraris, tapi beras impor
  • Punya banyak satwa langka, malah dibunuhin
  • Kelestarian flora fauna diselamatin ama LSM2 luar negeri, malah dimusuhin

Ini fakta fakta yang bisa ente liat sendiri gan.. Kalo mau nambahin, silahkan.. Kalo gak terima, ya monggo..

Tidak ada komentar:

Posting Komentar